Mensyukuri Usia dan Pahala Menjaga Kebugaran Tubuh

gb. wahdah.or.id
Ibnu Katsir menuliskan di dalam Tafsirnya, sebuah hadits yang sangat imspiratif:
“Seorang hamba muslim:
  1. Bila usianya mencapai 40 tahun, Allah akan meringankan hisabnya (perhitungan amalnya).
  2. Jika usianya mencapai 60 tahun, Allah akan memberikan anugerah berupa kemampuan kembali (bertaubat) kepadaNya.
  3. Bila usianya mencapai 70 tahun, para penduduk langit (malaikat) akan mencintainya.
  4. Jika usianya mencapai 80 tahun, Allah akan menetapkan amal kebaikannya dan menghapus amal keburukannya.
  5. Dan bila usianya mencapai 90 puluh tahun, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan dosa-dosanya yang dahulu, Allah juga akan memberikan pertolongan kepada anggota keluarganya, serta Allah akan mencatatnya sebagai tawanan Allah di bumi. (HR. Ahmad)
Hadits di atas memotivasi kita untuk menjaga amanah bada, agar tetap sehat dan sigap beribadah. Soal kapan dan dimana meninggal adalah urusan Taqdir-Nya, kita tidak punya pilihan....
Namun selama masih dikaruniai usia, kita bisa memilih gaya hidup kita, untuk menjaga 'keawetan raga' agar tetap optimal untuk sigap ibadah, dan ternyata kesungguhan kita merawat amanah badan, ternyata ada "upah"-nya seperti yang disebutkan dalam hadits di atas.
Ayat-ayat tentang menjaga kesehatan diantaranya: Didalam Al-Qur’an terdapat beberapa ayat tentang hal ini antara lain:
1.      Al Baqarah ayat 282
2.      Al Maidah ayat 6
3.      Al Anfaal ayat 11
4.      Al Hajj ayat 26
5.      Al Muddatsir ayat 4
6.      Al Baqarah ayat 125
7.      At Taubah ayat 108
8.      Al Furqan ayat 48
9.      Al Ahzab ayat 33
10.  Al Waqi’ah ayat 79
Adapun hadits hadits tentang selektif menjaga makanan, agar kiranya menjadi wasilah (sarana) untuk tetap sehat: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidaklah seorang anak Adam (manusia) mengisi bejana (kantong) yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah baginya beberapa suap yang bisa menegakkan tulang sulbinya. Jikalau memang harus berbuat, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga untuk nafasnya.” (HR. Imam Ahmad, at-Tirmidzi dan rahimahumullah selainnya) 
Anjuran untuk menjadi kuat: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata:
Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.
Hadits ini shahîh. Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2664). Dishahihkan oleh Syaikh al-Bani rahimahullah dalam Hidâyatur Ruwât ila Takhrîji Ahâdîtsil Mashâbîh wal Misykât (no. 5228).
Bila sakit, cepatlah berobat: Dari Usamah bin Syarik berkata, ada seorang arab baduwi berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
‘’Wahai Rosululloh, apakah kita berobat?, Nabi bersabda,’’berobatlah, karena sesungguhnya Alloh tidak menurunkan penyakit, kecuali pasti menurunkan obatnya, kecuali satu penyakit (yang tidak ada obatnya),’’ mereka bertanya,’’apa itu?” Nabi bersabda,’’penyakit tua.’’ (HR.Tirmidzi 2038, dan disahihkan oleh al-Albani dalam Sunan Ibnu Majah 3436) 
Juga membiasakan pola hidup bersih, serta menjaga kehormatan diri:
Artinya: Sesungguhnya Allah swt. Itu baik, Dia menyukai kebaikan. Allah itu bersih, Dia menyukai kebersihan. Allah itu mulia, Dia menyukai kemuliaan. Allah itu dermawan ia menyukai kedermawanan maka bersihkanlah olehmu tempat-tempatmu. (H.R. at –Tirmizi: 2723) 
Demikian semoga Alloh memberikan panjang umur dalam kebaikan kepada kita. Insya Alloh mensyukuri umur yang ada, semoga Alloh menambahkan bilangan dan keberkahannya...
Aamiin ya Robbal 'Aalamiin...

(Hasan Firdaus, pen - dari peradaban.co.id)

No comments:

Post a Comment